Kalsium
List gizi penting untuk anak yang pertama adalah yang seperti Beautynesian dengar dari claim iklan-iklan produk dairy seperti susu dan keju, kalsium memang merupakan zat gizi yang bermanfaat bagi perkembangan si kecil. Kalsium dapat membentuk susunan tulang dan gigi yang kuat, membantu kerja tubuh dalam mengubah bahan makanan menjadi energi, meningkatkan fungsi saraf dan otot, dan pastinya bisa membuat di kecil tumbuh lebih tinggi lho!

source: http://lifestyle.okezone.com


Zat Besi
Si kecil juga membutuhkan zat besi untuk memproduksi miogoblin yang menyimpan oksigen dalam otot, serta hemogloblin yang membawa oksigen dalam darah. Sehingga, jika si kecil kurang mengonsumsi zat besi, ia dapat mengidap anemia, mudah lelah, dan menjadi lebih lemah. Oleh sebab itu, kamu perlu memenuhi kecukupan zat besi si kecil, seperti dengan memberikannya roti gandum, bayam, daging sapi, dan kacang-kacangan.

source: http://www.keywordsuggests.com
<baca juga>


Asam Lemak Esensial
Asam Lemak Esensial atau Essential Fatty Acid (EFA) yang terdiri atas AA, DHA, EPA Omega 6, Omega 3, merupakan zat gizi penting yang diperlukan anak. Mengapa? Karena EFA dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh, mebantu penyerapan nutrisi dan pembentukan sel oleh tubuh, serta meningkatkan fungsi otak dan penglihatan yang sehat. Nah, zat gizi satu ini bisa si kecil  didapatkan dari konsumsi telur, kedelai, tahu, minyak gandum, ikan salmon, ikan sarden, dan ikan tenggiri.

source: http://kriminalitas.com/


Magnesium
If your kid loves eating almond, low-fat milk, or banana as his snacks, it’s good news! Hal ini dikarenakan almond dan pisang mengandung zat magnesium yang berfungsi menjaga fungsi saraf, otot, ritme jantung, dan kekuatan tulang, serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh si kecil.

source: https://authoritynutrition.com/
<baca juga>


Yodium
Untuk menghindari potensi rendahnya tingkat kecerdasan si kecil, kamu perlu memenuhi kecukupan zat yodium dengan menyediakan menu makanan si kecil yang mengandung salmon, kerrang, tuna, rumput laut maupun garam beryodium .

source: https://www.berrykitchen.com/


Kalium
Well, it’s really close in spelling with ‘kalsium’, but kalium is completely a different one. Kalium yang dapat ditemui pada kentang, tomat, bayam, dan semangka, akan membantu si kecil dalam mengatur keseimbangan cairan dalam tubuh dan menjaga tekanan darah si kecil tetap berada pada garis normal.

source: http://www.ahlinyapenyakitjantung.web.id/


Aneka Vitamin
Yup, your kid needs Vitamin A, B, C, D, and E, ladies. Vitamin A yang terkandung dalam wortel, pepaya, dan tomat ini dapat menjaga kesehatan mata, meningkatkan pertumbuhan sel dan jaringan pada tubuh, serta mencegah terjadinya infeksi. It has more than that famous-eye-benefit dear! 

Si kecil juga perlu mengonsumsi biji bunga matahari, telur, dan daging yang mengandung vitamin B, karena dapat menghindarinya dari potensi menurunnya fungsi otak seperti penurunan daya ingat. Vitamin C yang berfungsi dalam pembentukan dan perbaikan sel-sel darah merah, memperkuat pembuluh darah, serta menjaga kesehatan gusi, dapat si kecil serap dengan mengonsumsi jeruk dan mangga.

Selanjutnya, ada vitamin D yang bisa ditemukan dalam keju, kuning telur, dan produk susu,. Si Calcium’s best partner ini membantu penyerapan kalsium sehingga dapat memperkuat pertumbuhan tulang dan gigi si kecil. And finally, ada vitamin E yang terkandung dalam bayam, brokoli, dan selai kacang, yang dapat menangkal radikal bebas sehingga dapat memperkuat sistem kekebalan dan metabolisme si kecil. 

source: http://manfaat.co.id/


Zinc
FYI, Zinc is enzymes’ best friend! Zat Zinc atau seng sangat diperlukan oleh enzim-enzim di dalam tubuh si kecil agar dapat menjalankan masing-masing perannya dalam proses metabolisme tubuh dan pencernaan. Oleh sebab itu, Beuatynesian perlu memastikan bahwa kebutuhan si kecil akan zinc dapat terpenuhi, melalui konsumsi oatmeal, keju mozzarella atau cheddar, susu, daging ayam tanpa kulit, dan sereal yang mengandung zinc.

source: http://www.murrayscheese.com/